Menampilkan: 1 - 3 dari 3 HASIL

Kuliner Seru di Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Hello!

Beberapa minggu lalu, aku pergi ke Banjarmasin untuk pentas taiko bersama U-maku Eisa Shinka Indonesia di acara Momiji Matsuri 7 SMAN 1 Banjarmasin. Dalam 3 hari 2 malam di Banjarmasin, aku berkesempatan mencicipi kuliner khas Banjarmasin yang lezat dan porsi ‘kuli’. Mulai dari nasi kuning khas Banjar, ketupat, ikan haruan, sampai dengan soto Banjar.

Menikmati Kuliner Khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Di blog post kali ini, aku mau berbagi cerita kulinerku selama di Banjarmaisn kemarin. Inilah beberapa ‘pelaku’ yang bikin aku ingin balik lagi ke Banjarmasin!

Rumah Makan Lontong Orari

Jl. Seberang Mesjid, Seberang Mesjid, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Suasana dalam Rumah Makan Orari

Semendaratnya di Banjarmasin, aku mampir ke Rumah Makan Lontong Orari yang konon katanya ngehits ini. Rumah makan ini terletak di dalam gang perumahan. Tempat makannya lesehan dan agak sedikit panas. Sayangnya, ikan haruan (ikan gabus) sedang habis. Jadi lauknya hanya ada ayam dan telur.

Hidangan utama di sini adalah nasi kuning dan lontong. Nasi kuning Banjarmasin ini agak berbeda dengan nasi kuning di ibukota. Rasanya sedikit lebih gurih dan disajikan dengan bumbu masak habang (bumbu merah). Endeus ngeuds! ((Baca: Enak banget))

Nasi Kuning, Ayam dan Telur

Selain nasi kuning, ada juga hidangan yang sesuai dengan nama rumah makannya, lontong. Santannya berasa banget. Porsinya besar, sekitar 2x lipat lontong sayur di daerah Jakarta. Lauknya sama, ada ayam dan telur yang juga diberi bumbu masak habang. Rasa kuah lontongnya sendiri sangat gurih!

Lontong dan Ayam

Katupat Kandangan dan Nasi Kuning Mama Idang

Jl. Belitung Darat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Pagi harinya, setelah jalan-jalan naik klotok, aku diajak makan di Katupat Kandangan dan Nasi Kuning Mama Idang. Tempat makannya sangat sederhana dan panas. Dari nama tempat makannya saja sudah jelas ya menunya cuma ada 2 di sini, hahaha. Tapi, karena kemarin udah makan nasi kuning Banjarmasin, kali ini aku nyicip ketupat kandangannya.

Katupat Kandangan Mama Idang

Yes! Kali ini stok ikan haruan nya masih ada! Berbeda dengan kuah lontong yang semalam, kuah ketupat ini rasanya lebih ‘tenang’. Tapi bukan berarti hambar ya! Rasanya tidak segurih lontong semalam. Ikan haruannya sendiri ternyata rasanya lumayan gurih, tapi tidak berlebihan. Kecap dan bumbu cabai disajikan terpisah, jadi bisa ditambahkan sesuai selera.

Rumah Makan Dermaga 99

Jl. Agatis 2, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Rumah Makan Dermaga 99 dengan pagar warna-warni

Siangnya, aku makan di Rumah Makan Dermaga 99. Makanan yang disajikan di rumah makan ini adalah makanan sehari-hari (cenderung chinese food) yang bisa kita temukan di Jakarta. Spesialnya, ini adalah rumah makan milik keluarga teman yang ‘mengasuh’ aku dan teman-teman di Banjarmasin. Hahaha.

Anyway, ini beberapa menu yang aku dan teman-teman pesan di Rumah Makan Dermaga 99:

Nila Saos Thailand, Capcay, Ayam Bakar Pedas dan suasana di dalam Rumah Makan Dermaga 99

Rasa Capcay (kiri bawah) dan Ayam Bakar Pedas (kanan bawah) sebenarnya enak, tapi tidak terlalu istimewa. Salah satu menu yang aku rekomendasikan adalah Nila Saos Thailand (kiri atas)! Rasanya mirip-mirip asam manis, tapi sedikit lebih pedas.

Cumi Saos Asam Manis, Kakap Bakar Kecap, Cah Kangkung Belacan, dan Ayam Goreng Kremes

Kakap Bakar Kecap (kanan atas) ini cocok untuk makan tengah (lauk yang dibagi-bagi semeja). Ada sambal cocolan untuk kamu yang ingin sentuhan rasa pedas. Cumi Saos Asam Manis di rumah makan ini juga lezat! Jika kamu berkesempatan untuk mengunjungi Rumah Makan Dermaga 99 ini, jangan lupa untuk coba dua menu ini juga ya!

Satu hal yang unik, kremes dari menu Ayam Goreng Kremes di rumah makan ini dibentuk membalut ayam. Porsi ayam ini besar, lho! Sepertinya ayam Banjar sehat dan subur semua, hahahaha. Terakhir, aku juga nyicip Cah Kangkung Belacan. Kalau kamu tidak ingin kulitnya menjadi lebih tua daripada usiamu, banyak-banyak makan kangkung ya!

Soto Bang Amat

Jl. Banua Anyar No 6, Kalimantan Selatan

Kalau kamu datang ke Banjarmasin untuk pertama kalinya, sudah pasti soto banjar adalah menu wajib yang harus kamu coba! Makan soto banjar di Banjarmasin tentu rasanya beda dengan makan di Jakarta. Hari terakhir dari perjalanan Banjarmasin, berdasarkan rekomendasi dari orang-orang, akhirnya aku dan teman-teman makan di Soto Bang Amat yang terletak di pinggir sungai Martapura.

Soto Bang Amat, Sotonya urang Banjar!
Suasana di dalam Depot Soto “Bang Amat”

Suasana di tempat makan ini sangat sederhana dan klasik. Ada pilihan tempat duduk lesehan atau dengan kursi biasa. Kapan lagi, bisa nikmatin kuliner khas Banjar di pinggir Sungai Martapura. Menunya hanya ada 2, soto dan sate.

Soto Banjar

Soto Banjar ini hadir dengan potongan ketupat, bihun, suwiran daging ayam, potongan wortel dan perkedel kentang, Kuahnya sendiri cenderung berwarna broken white, dengan aroma harum kayu manis, biji pala dan cengkeh. Untuk menambah kenikmatannya, bisa kamu tambahkan kecap manis atau perasan jeruk nipis sesuai selera.

Sate Ayam

Tidak hanya soto, di sini juga menyajikan sate ayam. Bumbu yang digunakan adalah bumbu kacang, tapi rasanya cukup berbeda dengan sate biasa di Jakarta. Rasanya lebih gurih!

Traveling memang tidak lengkap kalau tidak mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Let’s jalan-jalan!!
Satu hal yang paling berasa, traveling itu nagih! Rasanya nggak sabar untuk perjalanan selanjutnya!

—————————————

Thank you for reading
See you on the next post!

Love,
Marga

-3.3186067114.5943784

Wisata Banjarmasin: Naik Klotok ke Pasar Terapung & Pulau Kembang

Hello!

Kalau di blog post sebelumnya aku bahas soal kuliner di Banjarmasin, kali ini aku mau share pengalaman seru naik klotok ke Pasar Terapung dan Pulau Kembang. Klotok adalah perahu khas Kalimantan yang banyak digunakan oleh masyarakat Kalimantan sebagai alat transportasi di sungai, serta berbagai aktivitas bisa berlangsung di atas klotok, termasuk jual-beli.

Klotok juga banyak digunakan sebagai perahu wisata. Saat itu aku naik klotok dari daerah Muara Kuin. Harga penyewaan klotok ini sekitar Rp 200,000 – Rp 400,000. Lain dengan klotok yang digunakan warga lokal untuk beraktivitas, klotok untuk wisata biasanya dijalankan dengan mesin. Klotok.

Klotoknya ada atap! Di bawah atap, jalannya harus sambil jongkok.
Warga yang pulang dari berdagang di Pasar Terapung Banjarmasin

Wisata ke Pasar Terapung, Banjarmasin

Naik klotok ke Pasar Terapung itu bagusnya berangkat subuh, supaya bisa lihat aktivitas pasarnya. Sayangnya, waktu itu aku dan teman-teman sedikit kesiangan (kami berangkat jam 6), jadi beberapa pedagang sudah pulang.

Rere’s super cool silhouette
Tapi masih sempat menikmati matahari terbit di Banjarmasin
Beberapa warga sudah mulai beraktivitas

Sesampainya di pusat Pasar Terapung, ternyata masih ada aktivitas jual-beli, yeay!

Tidak hanya jual-beli, beberapa klotok juga menyediakan beragam makanan. Transaksi dilakukan dari perahu ke perahu. Kebanyakan barang yang dijual adalah sayur-mayur dan buah-buahan.

Aktivitas jual-beli di Pasar Terapung, Banjarmasin
Rere coba belanja buah-buahan dari salah satu klotok

Setelah belanja di Pasar Terapung, tujuan selanjutnya adalah mengunjungi Pulau Kembang!

Taman Wisata Alam Pulau Kembang

Masih dengan klotok yang sama, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Kembang. Pulau Kembang ini terletak di sebelah barat Kota Banjarmasin, tepatnya di tengah Sungai Barito, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Pulau Kembang ini merupakan habitat alami para kera ekor panjang atau monyet, yang menjadi objek wisata terkenal.

Taman Wisata Alam Pulau Kembang
Selamat datang!

Harga tiket atau karcis masuk Pulau Kembang untuk weekday adalah:
– WNI : Rp 5,000 / orang
– WNA : Rp 100,000 / orang

Sementara untuk weekend dan hari libur, harga tiket atau karcis masuknya adalah:
– WNI : Rp 7,500 / orang
– WNA : Rp 150,000 / orang

Memasuki pulau ini pertama kali setelah beli tiket adalah melihat altar tempat meletakkan sesajen bagi para ‘penjaga’. Ada 2 arca kera putih atau Hanoman di altar tersebut. Selanjutnya, ada jalan setapak untuk menyusuri dalam hutan pulau ini.

Sangat disarankan untuk tidak memegang handphone atau benda kecil apapun di tangan, karena katanya bisa diambil sama monyetnya. Namun, karena kamera cukup besar, jadi nggak apa-apa. Bisa beli kacang-kacangan juga di dekat pintu masuk kalau kamu ingin memberi makan monyet. Sekali ngasih makan 1 monyet, bisa-bisa kamu dikejar sama monyet lain yang mau makanan juga. Jadi ya…. Hati-hati aja….

Groufie sebelum dikerubungin monyet
Monyet yang masih belepotan mulutnya
Garuk-garuk…

Suatu hal yang lucu, monyet-monyet di sini lumayan sadar kamera. Rata-rata, setelah jepretan pertama, mereka akan nengok ke arahmu. Hahaha.

Masih garuk-garuk, tapi mau difoto
Bingung? Pegangan.
Ibu dan anak monyet

Konon katanya, Pulau Kembang ini berasal dari kapal Inggris yang dihancurkan pada tahun 1750-an atas perintah Sultan Banjar. Kemudian, pohon-pohon mulai tumbuh di puing tersebut dan lama-kelamaan menjadi sebuah pulau yang kemudian dihuni monyet.

Kalau berkunjung ke Banjarmasin, jangan lupa untuk mengunjungi 2 tempat ini ya!
Ada ide tempat atau objek wisata mana lagi yang asyik dikunjungi di Banjarmasin?

———————————————————-

Thank you for reading,
See you on the next post!

Love,
Marga

Menginap di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin: Recommended!

Bulan Desember lalu, aku berkunjung ke Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasti tahu kan ya, di kota ini kita bisa coba jalan-jalan dengan perahu dan bahkan belanja di atas perahu! Supaya liburan jadi lebih asyik, pastinya memilih tempat penginapan jadi perkara yang sangat penting.

Penginapannya harus ada di pusat kota, dekat dengan tempat-tempat wisata, ada kuliner enak yang bisa dicoba, fasilitasnya oke punya, dan harga bersahabat. Iya, kriterianya emang banyak banget. Waktu browsing di situs pencarian hotel, akhirnya dipertemukanlah dengan Hotel Summer Bed & Breakfast ini.

Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Disambut dengan dekorasi yang gemas!

Blog post ini bakal bahas pengalaman menginap di Summer Bed & Breakfast Banjarmasin. Silakan dibaca sampai habis ya!

Suasana Hotel Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin

Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Dekorasi ala Natal di lobby

Dari foto-foto yang disediakan di situs, hotel ini kekinian banget. Suasana perabotannya minimalis dan banyak spot foto yang bagus. Nggak cuma itu saja, hotel ini terletak di pusat kota, dekat Sungai Martapura. Harganyapun cocok! Tanpa pikir panjang, akhirnya aku langsung melakukan pemesanan kamar.

Bagian depan Summer Bed & Breakfast Hotel, Banjarmasin
Bagian depan hotel yang colorful
Lobby hotel Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Lobby hotel

Tampak luar hotel ini didominasi dengan warna kuning dan kaca. Di bagian depan hotel ada bangunan kecil berbentuk boks telepon a la Inggris. Isinya sih bukan telepon umum ya, ATM.

Warna dindingnya yang didominasi putih membuat ruangan lobby jadi terasa lebih bersih dan minimalis. Panasnya Banjarmasin dan dinding kaca di bagian depan lobby membuat ruangan ini sedikit hangat, walaupun AC-nya sudah dinyalakan.

Proses check-in cukup cepat. Buat kamu yang mau ke sini nanti, jangan lupa siapkan Rp 50,000 untuk deposit ya!

Kamar di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Kamar tidur yang minimalis
Kamar Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Lengkap sama TV dan lemari

Setiap kamar di Summer Bed & Breakfast ini memiliki lukisan dinding yang berbeda-beda. Kebetulan kamar yang aku dapat ada lukisan lubang gmz di dindingnya. Walaupun sedikit mengingatkanku pada film horror……..

Anyway, kamarnya cukup cozy dan bersih. Ada lemari baju dan gantungannya. Pemandangan yang aku dapat adalah Sungai Martapura. Walaupun sedikit ketutupan gedung, sungainya terlihat sangat jelas. Di sini nggak ada hair dryer dan shower cap, jadi kalau kamu sangat membutuhkan 2 benda itu, harus bawa sendiri. Baju jadi kusut karena dilipat di koper? Jangan khawatir, kamu bisa pinjam setrikaan pada staff hotel.

Tempat Wisata di Sekitar Hotel

Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Pemandangan dari kamar

Alasan utama yang membuat hotel ini menjadi pilihan utamaku dan keluarga adalah lokasinya yang sangat strategis dari beberapa tempat wisata, yaitu:

1. Pasar Terapung

Walaupun nggak sebesar Pasar Terapung di Lok Baintan, di dekat hotel ini juga ada pasar terapung. Buat kamu yang susah bangun subuh, pasar terapung di sini buka di sore hari juga. Kebanyakan jualannya adalah buah-buahan. Dari area Pasar Terapung ini, kamu juga bisa naik perahu klotok ke Pulau Kembang. Cuma sekitar Rp 30,000 saja.

2. Taman Siring KM 0 Banjarmasin

Di sebelah kanan hotel adalah Sungai Martapura. Kalau lagi santai sore, enak jalan-jalan di tepi sungainya. Di tepi sungai ini juga ada monumen KM 0, letaknya di seberang sungai kalau dari arah hotel. Jadi harus lewat Jembatan Pasar Lama

3. Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Masjid Sabilal Muhtadin, terbesar di Banjarmasin!

Letaknya juga di seberang sungai, masjid ini adalah yang terbesar di Kota Banjarmasin. Konon katanya muat 15.000 orang jamaah.

4. Taman Maskot Bekantan

Kalau dari persimpangan dekat hotel, Maskot Bekantan ada di sebelah kiri. Kalau di Singapura foto di Merlion, di Banjarmasin foto di Maskot Bekantan ini.

5. Menara Pandang Banjarmasin

Kalau mau naik ke atas menara, kamu nggak perlu bayar, cuma tulis nama di buku tamu. Untuk ke atas, nggak ada lift atau eskalator. Cuma ada anak tangga. Nggak usah khawatir, karena menara ini cuma sekitar 3-4 lantai.

6. Kampung Sasirangan

Kalau kamu hobi mengumpulkan kain khas setiap daerah, jangan lupa mampir ke Kampung Sasirangan dan beli kain khas Banjarmasin ini ya!

7. Warung Pondok Bahari

Wisata kuliner pastinya nggak boleh kamu lewatin. Nggak perlu jalan terlalu jauh, di dekat hotel ini ada warung makan yang menyediakan segala kuliner khas Banjarmasin. Ketupat Kandangan dan Lontong Orari adalah menu yang wajib dicoba!

Sarapan di Hotel Bed & Breakfast, Banjarmasin

Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Restoran di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Bagian outdoor-nya

Last but not least, adalah merasakan sarapan di hotel ini. Restoran terletak di lantai paling atas, ada ruangan indoor dan outdoor untuk yang mau merokok. Di bagian dindingnya ada banyak lukisan pop art.

Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Ada bar juga
Breakfast di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Bisa sambil menikmati pemandangan kota Banjarmasin

Sarapan dimulai sekitar jam 07:00 waktu setempat. Pilihan makanannya nggak terlalu banyak, cuma roti, bubur, dan beberapa lauk saja. Kalau mau omelette atau telur mata sapi, bisa pesan ke egg station dekat dapur. Untuk minuman hanya ada kopi, teh, air putih, dan jus. Hopefully sih ke depannya bakal ada lebih banyak varian menu. Rasa makanannya sendiri sih enak.

Pilihan makanan sarapan di Breakfast di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Jus, roti, sampai dengan bubur, ada!
Pilihan makanan sarapan di Breakfast di Summer Bed & Breakfast, Banjarmasin
Ayam dan mie goreng

So, buat kamu yang mau berwisata ke Banjarmasin dan masih galau pilih hotel, Summer Bed & Breakfast ini bisa jadi pilihan yang pas buat kamu! Rate hotel ini sekitar Rp 350,000-an semalamnya.

Dari bandara, bisa naik taxi ke sini seharga Rp 120,000 (ini harga Desember 2016). Hotel ini juga menyediakan fasilitas mobil yang bisa mengantar ke berbagai tempat wisata Banjarmasin lainnya, dengan biaya tambahan. 

Cerita perjalanan di Banjarmasin lainnya: 

——————————————————————————–

Summer Bed & Breakfast

Jl. Veteran No 3

Gadang, Banjarmasin Tengah

Tel: 0511-3277007

Website: summerbnb.com

Let’s connect! 

I don’t bite 😀

-3.3186067114.5943784