Menampilkan: 291 - 300 dari 300 HASIL

Menginap di Hotel Indonesia Kempinski

“Cobain deh nginep di Hotel Indonesia Kempinski. Sekali seumur hidup kalau lagi ada rezekinya.”

– Seorang teman

Setiap ngeliat foto-foto Jakarta zaman dulu, pasti ngeh kalau Hotel Indonesia udah ada di samping Bunderan HI, ketika sekelilingnya masih rata banget. Iya, Hotel Indonesia ini diresmikan tahun 1962 oleh Soekarno untuk menyambut Asian Games. Katanya, ini adalah hotel berbintang pertama di Indonesia.

Dari dulu sudah ada keinginan menginap di hotel bersejarah ini. Alhamdulillah, di tahun 2020 ini ada rezeki buat menginap 2 malam di sini, sekalian merayakan ulang tahun suami.

Check In yang… Mengagetkan

Suasana lobby Hotel Indonesia Kempinski
Suasana di lobby Hotel Indonesia Kempinski

Saat masuk, semua staff sangat helpful, mengarahkan kami ke meja resepsionis untuk check in. Prosesnya sangat cepat! Satu hal yang menurut aku istimewa, mereka menyediakan 2 kotak, 1 untuk pulpen yang belum disteril (bekas pakai orang lain), dan 1 lagi untuk yang sudah disetril (bisa dipakai).

Terus apa yang mengagetkan dari proses check in?
…….Depositnya
………………Rp2.000.000 😂

Alhamdulillah, bisa debit atau pakai kartu kredit kok. Aku pakai debit, dan dikembalikan tunai saat check out. Ya, semacam tarik tunai jadinya emang…

Kamar Tidur dengan Surprise!

Saat memasan kamar melalui Agoda, aku kasih notes, “It’s my husband’s birthday”. Ndilalah, kami dapat 4 kejutan di kamar; kasur yang didekor balon, kaca yang dilukis, kue cokelat (yang rasanya biasa aja), dan ekstra handuk yang dibentuk seperti kue besar.

Terima kasih Hotel Indonesia Kempinski, benar-benar kejutan ulang tahun yang menggemaskan! Tahun ini aku nggak bisa kasih surprise ulang tahun suami, tapi justru dibantu sama hotel ini~

Btw, suamiku beneran terkejut, hahaha. Kami pertama kalinya menginap di hotel yang se-effort ini layanannya. Biasanya cuma handuk aja dibentuk-bentuk.

Suasana kamar Hotel Indonesia Kempinski
Suasana kamar
Suasana kamar Hotel Indonesia Kempinski
TV menghadap kasur

Kami book kamar tipe Deluxe King, luasnya sekitar 44 m2. Ada meja kerja dengan banyak colokan, pas banget buat kami yang nggak ambil cuti saat menginap. Jadi bisa tetap kerja dengan baik.

TV-nya bisa buat Netflix-an juga, tapi harus bawa kabel HDMI sendiri kalau nggak mau log in (mau share screen dari laptop aja).

Lemari pakaiannya ada di dekat pintu. Bagian kiri isi safety deposit box dan beberapa laci kosong, bagian tengah adalah gantungan baju dan gantungan dasi, sementara bagian kanan isinya bath robe dan beberapa gantungan lagi. Jumlah gantungannya ada banyak banget, cukup lah buat sekeluarga.

Di bawah TV ada lemari berisi gelas-gelas dan complimentary teh dan kopi. Lengkap dengan termos listriknya juga. Di bagian tengah lemari, ada kulkas kecil yang kosong.

Gelas minumnya ada banyak jenis, mulai dari buat air biasa, champagne, sampai wine. Lengkap!

Kamar Mandi dengan View Mengejutkan

Selain check in, kami juga terkejut sama view di kamar mandi. Di foto-foto yang kami lihat, kamar mandinya ada di dalam kamar banget (nggak bersebelahan dengan jendela arah luar hotel). Mungkin nggak semua kamar sama desainnya ya.

Suasana kamar mandi Hotel Indonesia Kempinski
Berendam di bath tub dengan view menakjubkan

Jadi, view jendela kamar mandinya ke mana?
…………..ke eskalator mall Grand Indonesia 😂

Emang sih, ada tirai yang menutupi full, tapi rasanya tetap was-was aja. Untungnya mall di Jakarta sekarang tutupnya jam 8 malam.

Suasana kamar mandi Hotel Indonesia Kempinski
Kamar mandi, lengkap dengan timbangan di bawahnya

Anyway, toiletries di sini cukup lengkap, jumlahnya ada lebih malah. Handuk juga lebih dari cukup rasanya, 2 pasang handuk besar untuk mandi, 2 pasang handuk kecil untuk lap tangan di wastafel, dan 1 handuk untuk dijadikan keset.

Menurutku lantainya agak licin sih, jadi 1 handuk wastafel aku jadikan keset juga untuk di bawah bath tub. 1nya lagi aku letakkan di dekat area shower.

Agak terkejut lagi pas masuk toiletnya sih.
……..Tutup klosetnya kebuka sendiri 😂

Kloset di sini sudah canggih kayak kloset-kloset di gedung perkantoran SCBD, lengkap dengan tombol-tombol. Tidak perlu jet washer dan tisu toilet karena semua sudah lengkap dalam tombol itu. Eh tapi, tisu toilet tetap disediakan sih.

Sarapan di Hotel Indonesia Kempinski

Suasana sarapan di Hotel Indonesia Kempinski
Sarapan di Hotel Indonesia Kempinski

Momen sarapan adalah sesuatu yang selalu aku tunggu-tunggu setiap menginap di hotel!

Sarapan di restoran Signature dibuka sejak pukul 6 pagi. Tentu saja, aku datang pukul 6 teng biar masih sepi. Setelah duduk-duduk sarapan sampai 2 jam, ternyata emang hotelnya nggak terlalu ramai. Mungkin juga karena aku menginap saat weekday.

Pilihan sarapan di sini ada banyak banget! Mulai dari Indonesia, western, Jepang, dan Chinese. Rasanya benar-benar puas!

Oh iya, selama di restoran, kita diwajibkan pakai masker (kecuali saat makan atau minum). Mengambil makan juga ada jalur yang sudah disediakan, biar nggak papasan dengan pengunjung lainnya.

Makanan kita juga akan diambilkan oleh staff yang bertugas di area buffet, jadi kita menyentuh sendok yang dipakai umum. Tinggal tunjuk-tunjuk aja, nanti dibantu. Emang jadi agak gengsi sih mau makan banyak, tapi buang aja perasaan itu. Hahahaha.

Bersantai di Kolam Renang Rooftop

Di lantai 17 (rooftop hotel), ada fasilitas kolam renang, gym, dan spa. Jika mau menikmati fasilitasnya, harus telepon dulu buat booking. Di sini hanya dibatasi maksimal 20 orang aja soalnya.

Kolam renang di Hotel Indonesia Kempinski
Kolam renang di rooftop
Kolam renang di Hotel Indonesia Kempinski
Whirlpool dengan air hangat

Di samping kolam renang biasa ada kolam whirlpool juga. Airnya hangat, enak banget. Aku dan suami cuma duduk-duduk celup kaki di sini sambil ngobrol.

Ini pertama kalinya kami menikmati kolam renang yang letaknya di rooftop hotel, ternyata lumayan banyak anginnya. Apalagi sewaktu sore hari. Kayaknya lebih baik kalau bawa handuk besar ke kolam, biar habis berenang bisa langsung handukan. Di sini ada kamar mandi juga yang bersih. Langsung ganti baju aja deh habis berenang biar nggak masuk angin.

Worth It Nggak Menginap di Sini?

Kami booking kamar di Hotel Indonesia Kempinski di Agoda, seharga Rp3.100.000-an untuk 2 malam (tipe kamar Deluxe King). Lebih murah daripada sebelum pandemi, yang bisa mencapai Rp1.800.000-Rp2.000.000 per malamnya.

Kalau ditanya worth it apa ngga, jawabannya worth it banget!
Sebuah definisi ada harga ada rupa, ya menginap di hotel ini.

Kolam renang di Hotel Indonesia Kempinski
Hotel Indonesia Kempinski

Pelayanan staffnya yang benar-benar ramah (mereka menyapa kita setiap ketemu, lovely!) dan sangat helpful. Suasana kamarnya yang nyaman, sarapannya yang enak, dan fasilitasnya yang lengkap!

Rasanya benar kata temanku itu, “Cobain deh nginep di Hotel Indonesia Kempinski. Sekali seumur hidup kalau lagi ada rezekinya.”

BACA JUGA: Staycation 24 Jam di U Janevalla Hotel, Bandung

——————————————————————————-  

Hotel Indonesia Kempinski
Jl. MH Thamrin No.1
Jakarta

Nyobain Moon Chicken by Hangry, Berkat Diskon GoFood

Siapa yang sering scroll-scroll HP pas sore hari buat cari jajanan yang diskon di GoFood? Aku dan suami banget!

Sore itu, kami sebenarnya berencana beli ayam goreng crispy ala Taiwan itu. Lalu akhirnya kepincut sama Moon Chicken by Hangry ini karena….diskon! Nggak tanggung-tanggung, diskonnya sampai Rp55.000!

Moon Chicken by Hangry
Moon Chicken by Hangry

Pesan Moon Chicken by Hangry di GoFood

Sebelum beli, aku cek dulu halaman Instagram-nya. Korean chicken wing yang ditawarkan tampak sangat amat menggugah selera! Ada macam-macam bumbunya, mulai dari yang bubuk kering sampai yang bersaus.

Di halaman GoFood juga Moon Chicken ini nggak kalah menarik. Baru buka, langsung dapat banyak penawaran best deal! Ada paket ayam dan soft drink sampai ayam dan nasi. Berhubung sekalian makan malam, jadi aku dan suami pesan paket ayam dan nasi, namanya 20 pcs Korean Chicken Wings + 2 Jumeokbap.

Diskon GoFood Moon Chicken by Hangry
Diskon GoFood Moon Chicken by Hangry

Pilihan bumbu ayamnya ada macam-macam, yaitu:
– Moon Original (Salty & Savory)
– Big Bang (Sweet & Spicy level 3)
– Smokey Cornet (Smoked Paprika)
– Honey Galaxy (Sweet Garlicky)
– Lousiana Star (Dry Rub & Spicy level 1)
– Gangjeong (Korean Sweet Sauce)

Berhubung paketnya 20 ayam, jadi bisa pilih hingga 4. Kami hanya pilih 2 sih, yang Moon Original dan Lousiana Star. Tadinya mau Honey Galaxy juga, tapi sold out sayangnya.

Aku dan suami bukan penggemar makanan Korea, jadi nggak familiar sama sekali dengan ‘jumeokbap’. Tulisan keterangan di GoFood-nya sih cuma Korean seasoned rice. Bisa pilih spicy juga, tapi kami pilih yang original aja.

Proses pesannya cepat juga. Baru chat konfirmasi ke driver, tau-tau udah on the way ke rumah. Mungkin ayamnya sudah ready, tinggal kasih bumbu-bumbu aja dan langsung packing.

Nyobain Korean Chicken Wing dari Moon Chicken by Hangry

Ta-da! Ini dia 20 Korean Chicken Wing + 2 Jumeokbap yang kami pesan! Ternyata besar juga ya 20 chicken wing, hahaha. Kayaknya ini semua bisa sih dimakan ber-4, tinggal nambah nasi 2 porsi lagi aja.

Moon Chicken by Hangry
Moon Original

Pertama, mari bahas si Moon Original (Salt & Savory).

Begitu liat ada bubuk-bubuk hijaunya, pasti langsung ngeh kalau ini bumbu rumput laut. Ayamnya crunchy banget, kayak baru matang dari penggorengan! Aku suka mereka nggak terlalu banyak naburin bumbu, jadi masih tetap enak dimakannya.

Soal rasa, menurutku ini semacam L**’s, tapi ayam (bukan keripik). Rasa gurihnya mirip.

Moon Chicken by Hangry
Lousiana Star

Selanjutnya, Lousiana Star (Dry Rub & Spicy level 1).

Sekilas penampilannya kayak ayam goreng serundeng menurutku, hahaha. Walau tampak pedas banget, tapi ternyata emang sesuai deskripsinya, pedas level 1, alias pedas geli-geli aja. Lain sama yang Moon Original, bumbu Lousiana Star ini menurutku strong banget di mulut. Enak dimakan pakai nasi putih.

Jumeokbap atau Korean seasoned rice
Jumeokbap

Kalau ini, Jumeokbap, alias Korean seasoned rice.

Ini nasinya wangi gurihnya bikin laper banget! Pas dicoba, rasanya kayak nasi + furikake Jepang + potongan paprika kecil-kecil. Tapi karena dimakan bareng ayam, kelezatan nasinya jelas tertutup rapat, alias nggak berasa.

Overall, kami puas banget dengan Korean chicken wing yang kami pesan dari Moon Chicken by Hangry. Kalau pesan lagi, kami mau coba varian rasa lainnya!

Cara Jitu Dapetin Diskon GoFood

Waktu jajan Moon Chicken by Hangry di GoFood, kami dapat diskon sampai Rp67.000-an (Rp12.000-an dari potongan harga produk, Rp15.000 potongan ongkir, dan Rp40.000 potongan diskon GoFood). Mantap banget, kan?

Diskon GoFood
Diskon GoFood bikin jajan jadi hemat!

Buat yang penasaran sama diskon-diskon GoFood yang belakangan ini marak terlihat di berbagai sosial media, gini langkah-langkah buat ngeceknya.

  • Bisa klik banner “FOODISKON” di halaman utama GoFood (aplikasi Gojek) buat list lengkap merchant yang diskon.
  • Cek di bawah nama merchant, ada diskon berapa (up tp XXX).
  • Bisa liat detailnya di kolom “Available promos”. Diskonnya bisa diakumulasi semua, jadi cari aja angka minimum order tertinggi.
  • Kebanyakan diskonnya khusus pembayaran GoPay, jadi harus top up dulu.
Diskon Gofood
Diskon GoFood di Moon Chicken by Hangry

Sepengamatanku soal diskon GoFood ini, walau sama merchant-nya, kadang-kadang beda lokasi suka beda juga diskonnya. Beda jam dan hari buka GoFood-nya juga bisa beda diskonnya. Rajin-rajin cek aja.

Foodiskon sampai kapan promonya? Nggak tau, hahaha.
Mudah-mudahan aja berlangsung lama, membahagiakan yang doyan jajan kayak aku dan membahagiakan merchant juga karena banyak yang nyobain makanannya~

Selamat mencoba Moon Chicken by Hangry! Jangan lupa cek GoFood biar dapet diskon 💸

BACA JUGA: San Gyu by Hangry: Gyudon dengan 100% US Premium Beef

Review Menginap Sekeluarga di The 1O1 Hotel Bandung Dago

Ini sebenarnya pengalaman sebelum pandemi, kami sekeluarga sempat berlibur ke Bandung, menemani orangtua yang reuni dengan teman-teman kuliahnya. Kami memilih untuk menginap di The 1O1 Hotel Bandung Dago, salah satu hotel keluarga yang punya kamar untuk 4 orang dewasa.

The 1O1 Hotel Bandung Dago
The 1O1 Hotel Bandung Dago | Sumber: phm-hotels

Letaknya sangat strategis, di Jalan Dago. Kami sempat jalan kaki dari hotel ini ke Toko You untuk makan mie ayam favorit di kota ini, dan ke Soes Merdeka untuk jajan oleh-oleh. Tidak jauh dari sini juga ada Terminale Gelato, salah satu cafe dessert yang sering aku kunjungi bersama keluarga. Naik mobil ke Braga pun tak jauh. Semua lokasi favorit kami di kota Bandung mudah terjangkau dari hotel ini.

Review The 1O1 Hotel Bandung Dago, Kamar Duplex untuk Keluarga

Kami memesan kamar tipe duplex melalui aplikasi OTA. Tentunya mengecek dulu beberapa harga di aplikasi untuk mendapatkan yang termurah. Hehe.

Check-in standar pukul 14.00, prosesnya cepat dan nyaman. Lalu kami segera diantar menuju kamar oleh staff hotel.

Kamar Duplex untuk keluarga
Santai-santai habis perjalanan jauh dari Jakarta
Kamar duplex untuk keluarga
Suasana tempat tidur di lantai atas

Kamar tipe duplex di The 1O1 Hotel Bandung Dago ini terdiri dari 2 lantai. Lantai atasnya tentu jarak ke langit-langitnya agak pendek, ala-ala mezzanine gitu. 2 Twin Bed di lantai bawah, dan 1 Queen Bed di lantai atas. Kamar ukuran 42 m2 ini sangat luas untuk kami ber-4.

Fasilitas di dalam kamar seperti hotel-hotel pada umumnya, toiletries, TV, mini bar, slippers, dan lainnya. Setiap lantai dilengkapi dengan meja dan kursi juga, cocok kalau semuanya mau WFH (Work From Hotel). Hahaha.

Lantai bawah menggunakan karpet, yang sebenarnya aku tidak terlalu suka karena sering berdebu. Tapi di hotel ini bersih, terbukti kami sekeluarga yang mudah alergi tidak bersin-bersin. Sementara lantai atasnya menggunakan kayu.

Sarapan Sepuasnya, Ada Indomie!

Breakfast di The 1O1 Hotel Bandung Dago
Sarapan Indomie

Menu breakfast di sini ya seperti hotel-hotel pada umumnya, ada menu Asia, Western, dan lokal. Yang unik, saking lokalnya, di sini juga ada Indomie! Bisa pakai topping ayam, sosis, dan sayuran juga. Suka banget karena Indomie-nya bisa minta tingkat kematangan juga, they take our requests seriously!

Lokasi restoran untuk breakfast ada di lantai dasar, sebelah lobby hotel. Tempatnya luas, dekat kolam renang. Salah satu sudut di restoran ini dipenuhi dengan dekorasi kayu-kayu rustic. Klasik, tapi sangat cantik!

Smoking area restoran tersedia di bagian outdoor, menghadap ke jalan raya. Ada kursi biasa dan sofa, banyak pilihannya!

Area outdoor restoran
Smoking area outdoor di restoran hotel
Kolam renang di The 1O1 Hotel Bandung Dago
Kolam renang

Kolam renangnya semi outdoor, cenderung kecil menurutku. Kayanya akan kurang puas kalau berenang di holiday season karena bakal tumplek-plek penuhnya. Tapi, ukuran kolam renang ini sangat make sense dengan ukuran area hotel yang tidak terlalu luas. Di balik kolam renang ini ada toilet umum.


Overall, pengalaman menginap di The 1O1 Hotel Bandung Dago ini sangat menyenangkan. Kamar yang nyaman untuk keluarga, staff yang helpful, dan lokasi yang strategis menjadi pertimbangan utama kami.

Beberapa kali setelah ini kami ingin kembali ke hotel ini untuk menginap sekeluarga, tapi sayangnya belum kesampaian lagi, karena kamar tipe duplex ini lumayan high demand. Semoga berjodoh di lain hari!

Terima kasih sudah membaca. Ciao!

7 Hotel Keluarga di Bandung dengan Fasilitas Terlengkap

Saat berlibur dengan keluarga, seringkali kita ingin berada di satu kamar yang sama agar bisa mengobrol lebih lama. Untuk kamu yang berencana ambil cuti untuk liburan ke Kota Kembang, berikut ini ada rekomendasi hotel keluarga di Bandung dengan fasilitas lengkap, mulai dari breakfast yang lezat, kolam renang, sampai dengan fitness center.

1. The 1O1 Hotel Bandung Dago

Berlokasi di daerah Dago, hotel ini menyediakan berbagai ruangan yang cocok untuk ditempati 3-4 orang. Salah satu tipe yang paling populer adalah Duplex Room, kamar dengan 2 lantai ini menyediakan 2 twin bed dan 1 full bed. Namun, jika kamu berlibur dengan 3 orang saja, The 1O1 Hotel Bandung Dago juga memiliki kamar tipe Triple Room yang tidak kalah nyamannya. Pastikan kamu tidak melewati breakfast di hotel ini, varian menunya yang banyak dan rasanya yang lezat cocok untuk mengisi perut kosong di pagi hari.

BACA JUGA: Review Menginap Sekeluarga di The 1O1 Hotel Bandung Dago

Hotel Keluarga dengan Kamar untuk 4 Orang
Kamar untuk 4 Orang | Sumber: Booking.com/The 1O1 Bandung Dago
Hotel Keluarga dengan Kamar untuk 3 Orang
Kamar untuk 3 orang | Sumber: Booking.com/The 1O1 Hotel Bandung Dago
Fasilitas playground anak
Playground anak | Sumber: Booking.com/The 1O1 Hotel Bandung Dago

2. Hilton Bandung

Hilton adalah salah satu hotel bintang 5 paling populer di Bandung. Jika kamu mengingkan momen liburan di hotel terbaik Bandung yang tak terlupakan, Hilton bisa jadi pilihan yang tepat. Hotel ini menyediakan Family Room dengan 2 queen bed yang nyaman. Ingin menambah fasilitas bath tub di dalam kamar? Pastikan kamu memilih tipe kamar Queen Deluxe Plus. Jangan lupa juga untuk bawa baju renang, karena Hilton menyediakan kolam renang yang sangat luas.

Kamar Queen Deluxe Hilton Bandung
Kamar Queen Deluxe | Sumber: Booking.com/Hilton Bandung
Fasilitas Hotel Hilton Bandung
Fasilitas kolam renang | Sumber: Booking.com/Hilton Bandung
Fasilitas Hotel Hilton Bandung
Restoran | Sumber: Booking.com/Hilton Bandung
Kamar Queen Deluxe
Kamar Queen Deluxe Plus | Sumber: Booking.com/Hilton Bandung

3. Hotel Savoy Homann

Tahukah kamu, bahwa bangunan Hotel Savoy Homann adalah salah satu cagar budaya Bandung yang didirikan pada tahun 1880? Hotel yang terletak di Jalan Asia Afrika ini merupakan hotel klasik yang tidak pernah turun popularitasnya hingga kini. Untuk kamu yang mencari hotel keluarga di Bandung, kamar tipe Homman Suite dengan 2 king bed bisa jadi pilihan yang tepat. Kamar ini juga dilengkapi dengan bath tub bundar yang sangat besar. Walau hotel ini sudah cukup tua usianya, tapi tetap dirawat dengan baik sehingga tetap nyaman hingga kini.

Restoran breakfast
Restoran | Booking.com/Savoy Homann
Family Room Homann Suite
Family Room Homann Suite | Booking.com/Savoy Homann
Family Room Homann Suite
Family Room Homann Suite | Booking.com/Savoy Homann
Family Room Homann Suite
Kamar mandi dengan bath tub | Booking.com/Savoy Homann

4. Grand Tjokro Premiere Bandung

Cari hotel yang punya banyak fasilitas untuk keluarga di daerah Cihampelas? Grand Tjokro Premiere bisa jadi pilihan yang tepat untukmu! Fasilitas seperti playground dan mini zoo membuat hotel ini populer di kalangan keluarga. Apalagi, hotel ini juga menyediakan spa untuk orangtua dan anak yang cocok untuk memanjakan seluruh anggota keluarga. Kamu bisa pesan Family Room dengan 1 full bed dan 2 twin bed yang cukup untuk 4 orang.

Fasilitas playground
Playground anak | Sumber: Booking.com/Grand Tjokro Premiere Bandung
Restoran di hotel
Restoran | Booking.com/Grand Tjokro Premiere Bandung
Kamar hotel untuk keluarga di Bandung
Kamar hotel untuk keluarga | Booking.com/Grand Tjokro Premiere Bandung
Fasilitas kolam renang
Kolam renang di rooftop | Booking.com/Grand Tjokro Premiere Bandung

BACA JUGA: 7 OYO Rooms Bandung yang Ciamik untuk Liburanmu

5. The Papandayan

Hotel bintang 5 dengan gaya interior yang mewah dan stylish ini juga dikenal sebagai hotel ramah keluarga. Ruangan kamarnya yang luas, fasilitas seperti taman, kids club, serta kolam renang outdoor yang luas menjadi andalan di sini. Terletak di posisi strategis pusat kota, hotel ini juga cukup dekat dari berbagai kawasan wisata Bandung. Tertarik untuk menginap di sini?

Kamar di Hotel Papandayan
Kamar di Hotel Papandayan | Booking.com/The Papandayan
Kamar di Hotel Papandayan
Kamar di Hotel Papandayan | Booking.com/The Papandayan
Fasilitas untuk keluarga
Area playground anak | Booking.com/The Papandayan
Fasilitas kolam renang
Suasana kolam renang | Booking.com/The Papandayan

6. De Braga by Artotel Bandung

Gaya interior yang kekinian dan artsy menjadi ciri khas hotel yang satu ini. Posisinya tidak jauh dari jalanan Braga, tempat wisata yang sangat populer di kota ini. Kamar keluarga juga tersedia di hotel ini, terdiri dari 2 twin bed dan 1 full bed, lengkap dengan mini bar coffee machine yang menjadi salah satu room amenities andalan hotel ini. Jangan lupa kunjungi taman di samping restoran hotel ini untuk bersantai sambil menikmati udara segar kota Bandung.

Family Room di de Braga Bandung
Family Room | Booking.com/de Braga by Artotel
Fasilitas hotel de Braga Bandung
Area outdoor | Booking.com/de Braga by Artotel
Restoran hotel
Restoran | Booking.com/de Braga by Artotel
Kamar hotel untuk keluarga di de Braga Bandung
Family Room | Booking.com/de Braga by Artotel

7. Grand Tebu Hotel

Kamar tipe Duplex untuk 4 orang dengan pemandangan kota Bandung menjadi salah satu yang populer di Grand Tebu. Fasilitas kolam renang terletak di rooftop, lengkap dengan sauna dan juga fitness center. Restoran yang juga digunakan untuk breakfast tamu hotel juga menyajikan berbagai menu lokal dan Asia.

Family Duplex Room di Grand Tebu Hotel
Family Duplex Room | Booking.com/Grand Tebu Hotel
Family Duplex Room di Grand Tebu Hotel Bandung
Family Duplex Room | Booking.com/Grand Tebu Hotel
Fasilitas di Grand Tebu Hotel Bandung
Kolam renang | Booking.com/Grand Tebu Hotel
Fasilitas di Grand Tebu Hotel
Restoran | Booking.com/Grand Tebu Hotel

BACA JUGA: 7 Hotel di Bogor yang Asri Banget, Bikin Betah!


Jadi, hotel keluarga di Bandung mana yang jadi favoritmu nih? Kalau kamu punya rekomendasi lainnya, jangan lupa share di kolom komentar bawah ya!

Work From Cafe di Phos Coffee & Eatery Alam Sutera, Tangerang

Semenjak 2020, kantorku menerapkan sistem WFH (Work From Home), dan setelah pandemi mereda, sesekali aku kerja di cafe untuk suasana baru. Beberapa waktu lalu, aku dan suami memutuskan WFC (Work From Cafe) di Phos Coffee & Eatery Alam Sutera.

Sebenarnya, kami mau ke Living World, tapi masih pagi banget jadi belum buka. Kebetulan Phos Coffee & Eatery ini ada di seberangnya persis. Kalau cek di Google Maps, mereka buka pukul 7.00 WIB. Suka banget nih sama cafe yang buka pagi!

Suasana di Phos Coffee & Eatery Alam Sutera

Cafe-nya ada di dalam gedung ruko, jadi emang gak terlalu luas, tapi suasananya cukup nyaman. Di area luar ada beberapa meja dan kursi, bisa jadi smoking area juga.

Tampak luar Phos Coffee & Eatery
Meja dan kursi di area luar

Tempatnya cocok banget buat kerja, di sini ada banyak colokan di dekat meja-mejanya. Nggak perlu khawatir rebutan colokan sama orang di meja sebelah. Di bagian dalam, kursinya banyak yang model sofa.

Interiornya ala industrial, dengan aksesoris tanaman-tanaman kering. Nggak banyak cahaya alami di dalam Phos Coffee & Eeatery, tapi lighting-nya bikin suasana nyaman, tidak terlalu terang, tapi tidak terlalu gelap juga.

Sayangnya, WiFi yang tersedia di sini nggak terlalu reliable pas kedatanganku itu. Cepat, tapi sering putus-putus, jadi kurang cocok kalau lagi back-to-back meeting. Sebaiknya tetap harus punya device sendiri untuk tethering Internet.

Sofa di dalam cafe
Lengkap dengan dekorasi tanaman kering

Makan di Phos Coffee & Eatery

Kami pesan Croissant Sandwich untuk dimakan berdua. Isiannya ada telur yang lembut banget, smoke beef, selada, dan mayonnaise. Aku suka sekali dengan tekstur pastry-nya yang flaky. Kentangnya crunchy, asinnya juga pas. Mayonnaise-nya agak terlalu banyak menurutku, tapi overall enak!

Aku pesan minumnya teh, bisa refill air panasnya. Sementara suami pesan kopi, katanya sih rasanya enak tapi ya standar aja.

Croissant dan teh hangat untuk brunch

Beberapa jam di sini cukup produktif untukku. Kerjaan banyak yang selesai, walau di awal meeting-nya putus-putus haha. Kebetulan saat datang itu nggak terlalu ramai juga suasananya. Hanya ada sekelompok orang yang juga buka laptop, dan dua orang yang meeting offline.


Phos Coffee & Eatery ini menurutku recommended untuk didatangi, buat yang mau WFC di area Alam Sutera!

BACA JUGA: Ryuko Coffee – Cafe ala Jepang di Alam Sutera

Ryuko Coffee – Cafe ala Jepang di Alam Sutera

Hari itu, aku dan suami mampir ke toko furnitur untuk beli meja kerja. Karena ngepas jam makan siang, kami cari kafe yang menyediakan makanan berat juga. Kriteria lainnya, sebisa mungkin yang tempatnya sepi, karena suami ada beberapa meeting. Akhirnya kami mampir ke Ryuko Coffee, cafe (yang menurut review orang-orang) ala Jepang. Lokasinya di Alam Sutera, Tangerang.

Gedungnya bersatu dengan gedung kantor Panca Budi, makanya lumayan sepi. Cuma ada karyawan yang mondar-mandir, itu juga nggak banyak. Hitungan jari orang yang datang ke cafe ini.

Suasana di Ryuko Coffee, Alam Sutera

Dua kali ke Jepang, kebetulan karena ada undangan. Jadi, selain karena bokek, ya emang nggak ada banyak waktu buat mampir ke cafe-cafe di sana. Makanya pas dibilang Ryuko Coffee ini kayak cafe di Jepang, aku kurang relate karena nggak punya referensi cafe di sana juga.

Ryuko Coffee awalnya buka di Pantai Indah Kapuk (PIK), yang di Alam Sutera ini outlet ke-2nya.

Suasana di Ryuko Coffee Alam Sutera

Pas masuk gedung, Ryuko Coffee ada di sebelah kiri lobby. Jumlah meja dan kursinbya nggak terlalu banyak. Ambience-nya nyaman, cuma ada suara musik Jejepangan, cocok sih buat WFC (Work From Cafe). Sayangnya, semua kursi di sini modelannya keras gitu, nggak ada yang sofa empuk-empuk. Kalau kelamaan, sakit badan rasanya, haha.

WiFi tersedia, speed-nya cukup banget buat kerja. Stabil juga koneksinya, nggak putus-putus. Colokan cuma ada di area kursi yang ada pohon di tengahnya.

Toko pernak-pernik di Ryuko Coffee Alam Sutera
Ada toko pernak-perniknya

Seberang cafe ini ada semacam toko pernak-pernik ala Jepang. Tipe yang nggak terlalu kita butuhin atau most likely udah punya, tapi ya modelnya lucu aja, jadi tetap kepingin beli kalau lihat-lihat.

Makanan dan Minuman di Ryuko Coffee

Menu makanan beratnya cuma ada gyudon. Sewaktu kami datang, sedang ada promo untuk set menu. Jadi dapat seporsi gyudon, sup miso, dan minum. Good deal! Aku pesan yang gyudon original, sementara suami pesan yang pedas.

Berhubung di sini staffnya cuma 1 orang saat kedatanganku, jadi waktu persiapannya agak lama.

Gyudon dan sup miso
Gyudon set di Ryuko Coffee
Gyudon di Ryuko Coffee Alam Sutera
Gyudon enak!

Rasa gyudon-nya enak banget! Gurihnya dapet banget,ada sedikit taburan nori yang bikin citarasanya lebih bervariasi. Kalau yang versi pedas dapat potongan cabe. Sup miso-nya lumayan ringan rasanya. Kalau digabung, porsi ini lumayan bikin kenyang sih. Cuma sayangnya, dagingnya agak remah-remahan banget.

Untuk minum, aku pesan es teh tawar biasa, sementara suami pesan es cokelat. Nggak ada yang spesial untuk minumannya. Mungkin kami harus explore menu minuman lain di kunjungan selanjutnya.

Choux isi krim vanilla
Choux isi krim vanilla

Buat dessert, kami pesan choux. Isiannya krim vanilla yang melimpah! Lihat saja di gambar atas, tebal banget, kan? Sayangnya tekstur bagian atas choux-nya kurang garing menurutku, agak basah gitu. Tapi, overall enak kok 👌

Highlight Spesial: Sendok & Tatakan Sumpit Super Gemas!

Sebagai penikmat barang-barang lucu, aku terkesima sekali sama Ryuko Coffee. Detail pernak-perniknya sangat diperhatikan, apalagi alat makannya.

Sendok garpunya ada gambar wajah yang benar-benar gemas! Nggak ngaruh ke rasa makanan atau kenyamanan tempat, tapi menurutku ini lucu aja. Nice to have gitu lah.

Alat makan di Ryuko Coffee Alam Sutera
Sendok gemas!!!
Tatakan sumpit lucu
Tatakan sumpit super gemas!!!!

Satu lagi yang gemas adalah tatakan sumpitnya ini. Bukan cuma wadah biasa, tapi bentuknya kucing. 100% gemas pokoknya!!!


Kunjungan ke Ryuko Coffee hari itu sangat menyenangkan. Perut kenyang, makanan enak, kerjaan juga lancar dan selesai. Alhamdulillah!

Setelah itu, suamiku beberapa kali bertanya kapan bisa kembali lagi ke sana. Mungkin kalau mau WFC lagi di daerah Alam Sutera, kami bisa mampir lagi ke sini. Tapi harus siap-siap encok badan kalau kelamaan, haha.

BACA JUGA: Work From Cafe di Phos Coffee & Eatery, Alam Sutera

Makan Siang Nikmat di Po Noodle Bar Bintaro

Sebenernya ini bukan pertama kalinya aku makan di Po Noodle Bar. Sewaktu masih WFO (Work From Office), sekitar tahun 2019, aku pernah makan Po Noodle Bar daerah Petogogan. Kebetulan, mereka buka cabang di Bintaro juga. Aku ajak sekeluarga buat mampir maka siang di sini.

Lokasinya di Jalan Elang, Bintaro. Pinggir jalan raya banget, tapi tempatnya nggak terlalu besar, jadi nggak mencolok. Saranku sih search dulu aja di Google Maps buat pastinya, biar nggak kelewatan. Sayang banget di sini nggak tersedia tempat parkir resmi, jadi harus parkir sembarangan di pinggir jalan 😓

Suasana di Po Noodle Bar Bintaro

Po Noodle Bar Bintaro
Po Noodle Bar Bintaro

Areanya cuma ada outdoor aja, jadi baiknya ke sini pas lagi cerah ceria aja. Soalnya kalau tiba-tiba hujan, nggak ada tempat berteduh, huhu.

Mejanya cuma ada beberapa, jadi harus tunggu-tungguan sama pelanggan lainnya. Kebanyakan mejanya kapasitas 4 orang, tapi staff di sini sigap banget bantu cariin kursi tambahan kalau kita datangnya lebih dari 4 orang (aku kebetulan datang ber-6 saat itu). Kesan pertama langsung kagum.

Makanan yang Dipesan di Po Noodle Bar Bintaro

Menunya sama kayak yang di cabang Petogogan. Aku pesan Ja Mian Beef (OG Sauce), karena udah tau yang ini enak. Menu lain yang dipesan ada Ja Mian Chicken (Garlic Sauce) dan suikiaw.

Ja Mian Beef & Ja Mian Chicken
Ja Mian Beef & Ja Mian Chicken
Ja Mian Beef di Po Noodle Bar Bintaro
Ja Mian Beef di Po Noodle Bar Bintaro

Daging sapi yang disajikan di sini modelan brisket. Juicy dan tasty! Mie-nya tebal, semua bumbunya merasap sampai ke dalam-dalam. Taburan daun bawangnya menghadirkan sensasi yang segar di dalam mulut di tengah rasa yang gurih. Nikmat banget!

Kalau daging ayamnya dipotong kotak-kotak. Empuk juga! Garlic Sauce-nya gurih, citarasa bawang putihnya benar-benar terasa. Enak sih, tapi aku tetap lebih suka yang OG Sauce.

Suikiaw di Po Noodle Bar Bintaro
Suikiaw wajib coba!

Sebagai side dish makan tengah, kami pesan suikiaw juga. Isiannya ada daging ayam dan udang. Cocolannya ada hint rasa asam, kelihatannya sih ada campuran cuka ya. Ini recommended banget buat dicoba!


Dua kali ke Po Noodle Bar, dua-duanya puas sama makanannya. Baik yang di Petogogan atau di Bintaro, rasanya sama-sama lezat! Harganya agak pricey menurutku, tapi sebanding dengan kenikmatan yang dihadirkan di meja makan.

Untuk orang dewasa, makan di sini enak, tapi untuk bawa anak kecil mungkin agak kurang nyaman. Selain karena nggak ada baby chair, di sini juga bebas merokok.

BACA JUGA: Nyobain Sushi Boba di Baiza Sushi Kemang

Kerja Santai di Ayoola Coffee & Eatery Bintaro

Setelah punya anak, frekuensi aku dan suami untuk menikmati waktu berduaan rasanya berkurang banget.Walau anak kami sekarang ikut daycare, hari-hari kami tetap disibukkan dengan pekerjaan masing-masing. Makanya, kami sering meluangkan waktu untuk kerja di luar berduaan. Kali ini, kami WFC (Work From Cafe) di Ayoola Coffee & Eatery Bintaro.

Letaknya dekat pertigaan Lawless Bintaro, BWCC (Bintaro Women and Children Clinic), dan komplek Senayan Bintaro. Search di Google Maps aja, “Ayoola Coffee & Eatery Bintaro”, ada kok. Gedung cafe-nya besar, jadi mudah ditemukan.

Suasana di Ayoola Coffee & Eatery Bintaro

Gedungnya terdiri dari 2 lantai dan rooftop, luas tempatnya. Saat masuk, pengunjung disambut dengan arch door. Terlihat megah sekaligus vintage. Karena terbuat dari kaca, di bagian dalam cafe-nya ini jadi terang alami. Bagus banget buat yang mau foto-foto. Tenang aja, suasananya nggak panas, karena di halaman cafe ini banyak pohon besar yang rindang.

Ayoola Coffee & Eatery Bintaro
Ayoola Coffee & Eatery Bintaro
Interior Ayoola Coffee & Eatery Bintaro
Arch door yang cakep banget!

Saat masuk kedalam, ruangan yang kanan adalah bagian indoor no-smoking. Kasir untuk pesan makanan ada di sini juga. Full AC, lumayan dingin suhunya. Apalagi nggak lama setelah datang, turun hujan saat itu. Jadi makin dingin rasanya.

Lantai 2
Lantai 2

Naik ke lantai 2, ada beberapa meja yang cocok banget buat buka laptop. Menurutku agak terlalu terang sih kalau siang hari, takutnya layar laptop jadi malah nggak kelihatan. Suasana di sini lebih tenang, karena mejanya cuma tipe sejajar gini, jadi kayaknya kurang disukai untuk pengunjung berkelompok (yang biasanya datang untuk ngobrol).

Aku memilih untuk duduk di bagian indoor lantai dasar. Saat kedatanganku, ada 2 kelompok ibu-ibu yang lagi sibuk catch-up sama gengnya. Agak ribut tapi ya nggak apa-apa, namanya juga tempat umum. Tinggal pakai headset aja.

Makanan yang Dipesan di Ayoola Coffee & Eatery

Nasi Goreng Kecombrang & Chicken Steak Mashed Potato
Nasi Goreng Kecombrang & Chicken Steak Mashed Potato

Aku pesan Chicken Steak & Mashed Potato. Bumbunya enak banget, meresap sampai ke dalam daging yang empuk. Sayang, menurutku saladnya agak terlalu berminyak dan porsi makanannya agak kecil, jadinya kenyang tanggung gitu.

Sementara itu, suamiku pesan Nasi Goreng Kecombrang. Ini enak banget!!! Gurihnya dapet, wangi kecombrangnya pun bikin nambah selera makan. Porsinya juga besar, jadi kenyang. Sebelum pulang, kami sama-sama pesan nasi goreng ini lagi, karena memang enak dan mumpung di sini, makan lagi aja.

Oh ya, di Ayoola Coffee & Eatery ini nggak ada menu air mineral. Sayang banget banget 😭


Suasana di dalam cafe
Suasana di dalam cafe

Overall, Ayoola Coffee & Eatery ini emang tempatnya enak, lokasinya strategis, makanannya juga enak-enak. Pantesan rame. Kalau penasaran juga, monggo datang langsung ke sini. Jangan lupa pesan Nasi Goreng Kecombrang pokoknya 😜

BACA JUGA: Ngopi Santai di Gordi HQ

Belanja Produk UMKM di Kaya Halal Market

Sekarang ini, rasanya hampir semua barang bisa dibeli online. Saking mudahnya, mungkin udah ada ribuan produk yang bisa kita beli hanya dengan klik-klik saja. Banyaknya pilihan justru membuat kita harus semakin kritis, misalnya bagi Muslim untuk mengecek produk halal sebelum belanja. Kalau aku, biasanya pilih saja yang tokonya memang sudah mengatakan bahwa semua produknya halal, seperti Kaya Halal Market.

Produk UMKM di Kaya Halal Market
Jajanan di Kaya Halal Market

Pengalaman Belanja di Kaya Halal Market

Ini pertama kalinya aku belanja di Kaya Halal Market, produknya ada banyak banget! Mulai dari snack sampai dengan frozen food. Semuanya adalah hasil karya UMKM, jadi mungkin nama-namanya nggak terlalu familiar. Semua produk di Kaya Halal Market ini sudah lolos tahap kurasi, jadi sudah pasti berkualitas tinggi.

Aku coba beli 4 produk di sini:

  • Siomay Dimsum Nori; dari fotonya keliatan gendut-gendut, menarik banget!
  • Garlic Bread; kangen banget nyemilin garlic bread yang gurih~
  • Tokezi Cheese Stick; buat snack sambil kerja
  • Kremesan Ayam Gurih; buat nemenin makan nasi

Produk UMKM yang Dibeli

Siomay Dimsum Nori
Siomay Dimsum Nori
Siomay Dimsum Nori
Daging isiannya padat!

Pertama-tama, mari bahas Siomay Dimsum Nori yang tanpa label ini. Untuk harga Rp40.500, kita bakal dapat 8 buah. Kemasan plastiknya rapi banget. Rekomendasi menghangatkan dimsum gini biasanya sih dikukus ya, tapi aku coba pake microwave biar cepat, sama enaknya.

Pas masih hangat, kerasa banget wangi lezat minyak wijen. Satu buah dimsum lumayan besar porsinya. Daging ayam di dalamnya padat banget, teksturnya juga empuk. Yummy!

Garlic Bread ala La Riche Halal Kaya Market
Garlic Bread ala La Riche

Selanjutnya adalah Garlic Bread ala La Riche. Satu plastiknya isi lumayan banyak, masing-masing potongan seukuran kayak di restoran pizza itu. Aku hangatkan di pan tanpa tambahan minyak/mentega sampai agak grilled gini supaya garing (kalau suka yang lebih lembut, gak usah lama-lama menghangatkannya ya).

Olesan garlic butter-nya gurih, tapi tetap nyaman di lidah. Senang banget udah beli ini, karena enak! Suamiku pun doyan. Kayaknya sih enak ya kalau disajikan sama cream soup gitu buat sarapan gitu. Ngebayanginnya jadi lapar lagi…

Snack Kaya Halal Market
Kremes Sari Ayam Karasa & Tokezi Cheese Stick
Tokezi Cheese Stick
Tokezi Cheese Stick

Tokezi Cheese Stick ini kubuka buat menemani kerja. Kejunya sih sebenarnya nggak terlalu berasa, asin aja gitu. Aku suka rasa asin yang nggak berlebihan, jadi nggak bikin mukut kering rasanya. Teksturnya beda dari keripik pada umumnya, soalnya Tokezi Cheese Stick ini pakai adonan sagu. Proses masaknya digoreng, tapi nggak terlalu crunchy.

Ada 2 rasa, yang aku beli rasa Cheese biasa. Katanya sih ini yang best seller. Satunya lagi rasa Cheese Corned Beef, gurih dan agak spicy.

Kremes Sari Ayam Karasa
Kremes Sari Ayam Karasa

Last but not least adalah Kremes Sari Ayam Karasa. Walau kremesan, tapi dia nggak berminyak karena sudah melalui proses penggilingan. Tanpa MSG, tapi tetap enak! Racikan bumbu-bumbu resep tradisionalnya cocok dengan seleraku. Pas nyobain, rasanya pengen ambil nasi putih hanget. Pasti enak~

Kaya Halal Market Ada di Mana?

Kalau pengen coba makanan-makanan yang aku bahas di atas, bisa dapetin semuanya di kaya Halal Market. Tersedia online di Tokopedia dan Grab, untuk toko offline-nya, bisa ditemukan di Jajanan Alley, Pasar MOI Mall of Indonesia dan Stasiun BNI City. Aku sih pilih belanja online di Tokopedia Kaya Halal Market aja ya karena praktis~

Jangan lupa buat cek Instagram Kaya Halal Market buat tau update terbaru produk UMKM halal yang ada di sini!

Selamat jajan!

THE KING CASINO OF THE YEAR

CASINO ONLINE TERPOPULER DAN TERPERCAYA

Bagi yang ingin bermain di casino online, kesenangan adalah yang terpenting. Kasino menawarkan ratusan jenis permainan, yang paling terkenal adalah mesin slot. Platform paling modern bahkan menawarkan berbagai pilihan slot video dan poker dengan fitur obrolan yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi satu sama lain. Beberapa di antaranya juga menawarkan pelanggan kesempatan untuk menikmati permainan gratis (disebut demo).

Jadi mereka mulai tidak mengeluarkan uang untuk mempelajari lebih lanjut tentang setiap permainan untuk melihat apakah itu benar-benar sesuatu yang ingin mereka pertaruhkan. Keuntungan besar adalah perusahaan yang memiliki game eksklusif yang dibuat khusus untuk mereka. Perusahaan-perusahaan ini mendorong lebih banyak pengguna yang dapat menikmati game yang tidak mereka ketahui dan keluar dari monoton yang dibawa oleh beberapa game klasik.

PENJELASAN TENTANG CASINO ONLINE

Gim terbaik adalah gim yang paling disukai pelanggan dan juga memiliki variasi yang luas sehingga jika Anda bosan dengan salah satunya, Anda dapat menikmati yang lain. Pelayanan Pelanggan Layanan pelanggan yang baik sangat penting ketika pelanggan memilih kasino online yang ingin mereka mainkan. Sebagian besar situs taruhan yang ditawarkan di Brasil bersifat internasional, jadi layanan pelanggan yang ditawarkan dalam bahasa Portugis membuat semua perbedaan untuk membuat komunikasi menjadi mudah.

Casino online terbesar di Brasil menawarkan tim nyata untuk membantu pelanggan menjawab pertanyaan mereka dan memberi pengguna berbagai pilihan komunikasi. Yang paling umum adalah: panggilan telepon, email, dan obrolan online. Pelanggan umumnya lebih memilih live chat karena layanannya lebih cepat dan komunikasi lebih lancar. Untuk pertanyaan yang lebih sederhana, banyak perusahaan juga menawarkan tab FAQ sehingga pelanggan dapat mencari pertanyaan tanpa harus menunggu layanan. Bab Metode Pembayaran Kasino Online bersifat internasional dan menghadapi tantangan dalam menawarkan metode pembayaran yang seringkali tidak sesuai untuk pemirsa Brasil.Seiring pertumbuhan pasar, perusahaan menyadari bahwa aspek situs web mereka perlu diubah. Biasanya perusahaan menyediakan metode pembayaran untuk penarikan dan penyetoran di tabel FAQ. Metode penyetoran yang paling umum di Brasil adalah: kartu kredit, kartu debit, transfer bank, dompet elektronik, debit langsung, dan Pix, yang meskipun merupakan model pembayaran baru, sudah digunakan oleh beberapa perusahaan.…